Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
HeadlineHukrimManado

BREAKING NEWS: Dugaan Mafia Solar Subsidi di Ring Road Manado Berujung Aksi Tabrak. Korban Siap Lapor ke Polda Sulut

×

BREAKING NEWS: Dugaan Mafia Solar Subsidi di Ring Road Manado Berujung Aksi Tabrak. Korban Siap Lapor ke Polda Sulut

Sebarkan artikel ini

SulutOne.co.id – Dugaan praktik penyalahgunaan penyaluran BBM jenis Solar bersubsidi kembali menjadi sorotan di salah satu SPBU yang berada di kawasan Ring Road, Kota Manado. Selasa (09/09/2026).

Kali ini, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut dugaan penggunaan kendaraan dan identitas pelat nomor yang tidak sesuai, tetapi juga berujung pada insiden penabrakan terhadap kendaraan milik pengendara lain yang tengah mengikuti antrean pengisian Solar.

Berdasarkan keterangan korban berinisial YM dan saksi mata, kendaraan korban disebut telah berada dalam antrean sejak malam hari. Namun, saat proses antrean berlangsung, muncul kendaraan lain yang diduga hendak mengambil posisi dalam antrean.

Situasi kemudian memanas ketika korban menegur pengemudi kendaraan tersebut agar mengikuti antrean sebagaimana pengendara lainnya.

Menurut keterangan korban, dua orang yang berada di dalam kendaraan tersebut kemudian diduga melakukan tindakan agresif dengan menabrakkan kendaraan mereka ke mobil korban.

Akibat kejadian itu, bagian belakang kendaraan korban mengalami kerusakan.

“Pintu belakang rusak akibat benturan keras,” ujar YM.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah dugaan penggunaan pelat nomor kendaraan milik orang lain.

Saksi menyebut, kendaraan yang diduga terlibat sempat menggunakan pelat nomor yang sama dengan kendaraan milik teman korban yang kebetulan berada dalam antrean di belakang.

Setelah ditegur, kendaraan tersebut disebut kemudian mengganti pelat nomornya dengan B 9083 TDE, pelat nomor yang berasal dari Jakarta.

“Pelaku langsung mengganti pelat nomor dengan pelat nomor lain (B 9083 TDE), pelat nomor Jakarta,” ujar seorang saksi mata.

Dugaan kejanggalan semakin mengemuka setelah kendaraan milik teman korban selesai melakukan pengisian BBM. Menurut keterangan yang diterima, barcode yang digunakan disebut tidak terdaftar dalam sistem Pertamina.

Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan penjelasan resmi dari pihak terkait, termasuk pihak SPBU maupun Pertamina.

Jika benar terjadi penggunaan pelat nomor kendaraan milik pihak lain serta manipulasi data atau barcode untuk memperoleh Solar bersubsidi, praktik tersebut patut mendapat perhatian serius aparat penegak hukum karena berpotensi merugikan masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi.

Korban YM menegaskan bahwa dirinya merasa dirugikan, bukan hanya akibat kerusakan kendaraan, tetapi juga karena haknya sebagai pengemudi yang telah mengikuti antrean sejak malam diduga terganggu oleh tindakan pihak lain.

“Menghadapi situasi ini sebagai pengemudi truk, saya sangat dirugikan karena hak saya diduga sengaja diambil oleh pihak yang ingin mendapatkan BBM Solar bersubsidi,” kata YM.

Insiden tersebut, menurut keterangan korban, juga disaksikan oleh petugas SPBU yang berada di lokasi.

YM menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Saya akan segera melapor ke Polda Sulut, besok,” tegasnya.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!