Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
HeadlineHukrim

Ketua LSM PAMI-P Sulut Jonathan Mogonta Apresiasi Plt Kajati Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pers

×

Ketua LSM PAMI-P Sulut Jonathan Mogonta Apresiasi Plt Kajati Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pers

Sebarkan artikel ini

SulutOne.comid,– Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan Indonesia (PAMI-P) Sulawesi Utara, Jonathan Mogonta, mengapresiasi langkah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, dalam membangun dan memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers.

Menurut Jonathan, keterbukaan komunikasi dan sinergi antara aparat penegak hukum dengan media massa merupakan bagian penting dalam menciptakan penyampaian informasi publik yang akurat, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pers merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik antara Kejaksaan dan insan pers sangat penting, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses dan penegakan hukum,” ujar Jonathan.

Lebih lanjut, ia menilai langkah Plt. Kajati Sulut dalam membuka ruang komunikasi dengan berbagai media menunjukkan adanya upaya membangun hubungan kelembagaan yang konstruktif di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi informasi.

Apresiasi tersebut disampaikan Jonathan menyusul audiensi pimpinan dan kru redaksi Kompas TV Biro Manado dengan Plt. Kajati Sulut di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026) sore.

Kunjungan rombongan Kompas TV dipimpin Kepala Biro Hance Tumilaar, didampingi Koordinator Liputan Donny Aray, Account Executive Cheryl Selano, serta Presenter Irama Tooy.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela agenda Plt. Kajati Sulut yang pada hari yang sama turut mendampingi kunjungan kerja Tim Inspektur Keuangan Kejaksaan Agung RI.

Dalam audiensi itu, Kompas TV turut menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah kegiatan dan kinerja Kejati Sulut dalam beberapa pekan terakhir. Di antaranya penyelenggaraan Open Tournament Karate Gojukai Kajati Cup di Kota Bitung serta penanganan perkara pertambangan ilegal yang mendapat perhatian publik.

Selain membahas berbagai isu hukum yang berkembang di Sulawesi Utara, pertemuan tersebut juga menjadi momentum penjajakan kerja sama lintas institusi.

Kompas TV menggagas program pelatihan jurnalistik dan public speaking yang ditujukan bagi personel Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejaksaan di wilayah hukum Sulawesi Utara.

Menanggapi gagasan tersebut, Plt. Kajati Sulut Dr. Ferrytass, Dt. Toembidjo, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut.

“Kami menyambut baik apresiasi dan inisiatif dari rekan-rekan Kompas TV. Pers adalah pilar penting penegakan demokrasi sekaligus mitra strategis Kejaksaan dalam mengedukasi masyarakat. Gagasan pelatihan jurnalistik ini sangat selaras dengan visi kami untuk membangun postur kehumasan yang lebih adaptif, komunikatif, dan profesional,” kata Ferrytass.

Ia menambahkan, sinergi dan pertukaran informasi yang sehat antara aparat penegak hukum dan awak media diperlukan untuk mendukung penyampaian informasi hukum kepada masyarakat.

Audiensi kemudian ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan. Pihak Kompas TV menyerahkan plakat apresiasi Kompas Gramedia kepada Plt. Kajati Sulut.

Sebagai bentuk apresiasi, Dr. Ferrytass, Dt. Toembidjo, turut menyerahkan sejumlah literatur hukum kepada tim redaksi Kompas TV. Salah satunya merupakan buku karya pemikirannya berjudul “Penegakan Hukum Penambangan Ilegal di Daerah (Dalam Perspektif Hukum Bisnis & Pembangunan Nasional)”.

Jonathan menambahkan, komunikasi yang terbuka antara Kejaksaan dan pers diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kerja sama yang profesional dengan tetap mengedepankan independensi media serta prinsip-prinsip penegakan hukum.

“Yang terpenting adalah membangun sinergi yang sehat. Kejaksaan menjalankan tugas penegakan hukum, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistiknya secara independen. Keduanya dapat berjalan beriringan untuk memberikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!