sitaro-sulutone.co.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Sulawesi Utara resmi menyelesaikan pekerjaan Peningkatan Jalan Buhias–Simpang Minanga yang berlokasi di Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO).
Peningkatan jalan sepanjang 8,79 kilometer tersebut dilaksanakan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas wilayah kepulauan dan membuka akses ekonomi masyarakat di daerah terpencil.
Dengan rampungnya ruas jalan ini, akses transportasi di sisi timur Pulau Tagulandang kini semakin lancar dan aman. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil perkebunan unggulan seperti pala, salak, dan berbagai komoditas pertanian lainnya menuju pelabuhan.
Akses yang lebih baik ini diyakini akan menekan biaya logistik, mempercepat waktu tempuh, serta meningkatkan nilai jual hasil produksi masyarakat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga.
Tak hanya sektor perkebunan, keberadaan jalan yang memadai juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata Pulau Tagulandang yang memiliki potensi alam dan bahari yang besar. Kemudahan akses menuju destinasi wisata diharapkan dapat menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Peningkatan Jalan Buhias–Simpang Minanga melalui Program IJD ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dasar serta mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan aksesibilitas.
BPJN Sulawesi Utara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada konektivitas fisik, tetapi juga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan antarwilayah, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, Pulau Tagulandang diharapkan dapat tumbuh sebagai salah satu simpul ekonomi baru di Kabupaten Kepulauan SITARO.







