Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
HeadlinePemprov SulutSulut

Gubernur Yulius Sampaikan Postur RAPBD 2027 Rp 3,04 T Belanja Daerah, Fokus Jaga Keberlanjutan Fiskal

×

Gubernur Yulius Sampaikan Postur RAPBD 2027 Rp 3,04 T Belanja Daerah, Fokus Jaga Keberlanjutan Fiskal

Sebarkan artikel ini

SulutOne.co.id, – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK) menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Senin (21/9/2026).

Dalam pemaparannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa Ranperda APBD 2027 merupakan manifestasi hukum dan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati bersama.

Dokumen ini dirancang untuk menjawab komitmen anggaran yang prudent, adaptif dan antisipatif di tengah dinamika fiskal nasional maupun global.

Gubernur memaparkan berdasarkan slide yang ditampilkan di paripurna, postur RAPBD 2027 adalah sebagai berikut:

– Pendapatan Daerah: Rp3.242.800.386.069

– Belanja Daerah: Rp3.043.414.584.637

– Penerimaan Pembiayaan: Rp41.237.530.000

– Pengeluaran Pembiayaan: Rp240.823.331.432

Gubernur Yulius juga memberikan catatan penting bahwa postur tersebut masih dapat mengalami penyesuaian pada komponen Dana Transfer ke Daerah (TKD), mengingat alokasi Pemerintah Pusat belum ditetapkan secara final. Apabila TKD telah ditetapkan, postur RAPBD T.A 2027 wajib dibahas kembali bersama DPRD untuk penyesuaian.

Penyusunan Ranperda ini, jelas Gubernur, berpedoman pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

Dalam Ranperda tersebut, Gubernur Yulius menetapkan 8 Prioritas Pembangunan Daerah yang meliputi penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan SDM dan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya saing global, ketahanan pangan-energi-air, penguatan ketertiban dan keamanan, pemerataan infrastruktur, serta penguatan transformasi pengelolaan keuangan daerah.

Untuk menjaga keberlanjutan fiskal 2027, Gubernur Yulius memaparkan 4 strategi utama:

1. Penguatan Kemandirian Fiskal melalui akselerasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

2. Sinergi Vertikal dengan memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya mendorong pendanaan infrastruktur strategis melalui APBN.

3. Memperkuat skema creative financing melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari BUMN/sektor swasta.

4. Disiplin Kewajiban Fiskal dengan tetap mempertimbangkan mekanisme intercept DAU untuk cicilan utang PT. SMI.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulut dr  Andi Silangen tersebut berlangsung khidmat dan menjadi awal pembahasan Ranperda APBD 2027 sebelum masuk ke tahap pembahasan komisi dan badan anggaran DPRD Sulut.

(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!