Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
Bolmong RayaHeadlineSulut

Rhismono: Penanganan Titik Kritis Jalan Nasional Terus Dilakukan Demi Konektivitas Masyarakat

×

Rhismono: Penanganan Titik Kritis Jalan Nasional Terus Dilakukan Demi Konektivitas Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SulutOne.co.id, – Jalan nasional memiliki peran strategis dalam menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat. Untuk memastikan fungsi jalan tetap terjaga, penanganan terhadap sejumlah titik kritis terus dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan teknis di lapangan.

Saat ini, PPK 2.5 Provinsi Sulawesi Utara tengah melaksanakan pekerjaan penanganan longsoran dan penggantian jembatan pada sejumlah titik di ruas Onggunoi–Pinolosian–Matali–Torosik.

Pekerjaan tersebut meliputi penanganan longsoran Segmen 1 dan Segmen 2 pada ruas Matali–Torosik, serta penggantian Jembatan Matandoi IV pada ruas Onggunoi–Pinolosian.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sulawesi Utara, Ir. Rhismono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penanganan titik-titik kritis tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Jalan nasional memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. “ujarnya Jumat, (25/09/2026).

Oleh karena itu Lanjutnya, penanganan pada titik-titik yang mengalami kerusakan maupun berpotensi mengganggu fungsi jalan terus dilakukan agar infrastruktur tetap terjaga.

Ia menjelaskan, seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi teknis di lapangan. Hal ini dilakukan agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan secara optimal serta tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Menurutnya, penanganan longsoran pada Segmen 1 dan Segmen 2 ruas Matali–Torosik serta penggantian Jembatan Matandoi IV merupakan bagian dari upaya BPJN Sulawesi Utara melalui Satker PJN Wilayah II dan PPK 2.5 Provinsi Sulawesi Utara dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan nasional.

“Melalui pekerjaan ini, kami berharap konektivitas antarwilayah dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tambahnya.

Pekerjaan tersebut terus dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan ruas jalan nasional sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah yang dilalui.

Rhismono juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu maupun pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPJN Sulawesi Utara dalam memastikan infrastruktur jalan nasional tetap berfungsi secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung konektivitas antarwilayah di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!