SulutOne.co.id,– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow, Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., memimpin jalannya rapat Exit Meeting bersama Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara. Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (28/9/2026).
Rapat ini difokuskan pada pembahasan hasil pemeriksaan kinerja pendahuluan terkait efektivitas peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow. Secara khusus, evaluasi tersebut menyoroti tata kelola dan operasional Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bukaka untuk periode Tahun Anggaran 2025 hingga Semester I Tahun 2026.
Kegiatan Exit Meeting ini merupakan bagian penting dari tahapan audit BPK RI guna menyamakan persepsi, menyampaikan temuan awal, serta memberikan masukan strategis demi perbaikan sistem dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bolaang Mongondow, khususnya dalam penyediaan air bersih.
Mengingat pentingnya agenda tersebut terhadap peningkatan akuntabilitas dan kinerja daerah, rapat ini melibatkan berbagai unsur lintas sektoral. Turut mendampingi Sekda dalam pertemuan ini, jajaran pimpinan teras Pemkab Bolmong, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, serta Inspektur Daerah.
Selain itu, rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Kepala Bagian Hukum.
Dari pihak pengelola air minum, Direktur PDAM (Perumda Tirta Bukaka), Dewan Pengawas PDAM, serta Kepala Bagian Umum Perumda Tirta Bukaka turut hadir secara langsung. Kolaborasi lintas sektor juga terlihat dengan hadirnya perwakilan teknis tingkat Kepala Bidang (Kabid) dari Dinas Kesehatan, Bappeda, DPMPTSP, serta Kepala Subbagian (Kasubag) dari Dinas Lingkungan Hidup.
Melalui Exit Meeting ini, Pemkab Bolaang Mongondow bersama Perumda Tirta Bukaka berkomitmen untuk terus berbenah dan menindaklanjuti seluruh evaluasi dari BPK RI. Langkah ini diharapkan mampu mendorong perbaikan manajerial dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat Bolaang Mongondow ke arah yang lebih baik dan transparan.(Fad)












