Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
HeadlineNasionalSulut

Preservasi Jalan dan Jembatan Terus Berjalan, PPK 2.3 dan PPK 2.6 Jaga Kemantapan Jalan Nasional Sulut

×

Preservasi Jalan dan Jembatan Terus Berjalan, PPK 2.3 dan PPK 2.6 Jaga Kemantapan Jalan Nasional Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulutone.co.id, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus memperkuat pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di sejumlah ruas jalan nasional. Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan kemantapan infrastruktur, menjaga fungsi jalan tetap optimal, serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

Pelaksanaan pekerjaan tersebut dilakukan melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Sulawesi Utara, khususnya pada wilayah penanganan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 dan PPK 2.6.

Kepala Satker PJN Wilayah II Sulawesi Utara, Ir. Rhismono, S.T., M.T., mengatakan, preservasi merupakan bagian penting dari upaya pemeliharaan jalan nasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Penanganan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

“Pekerjaan preservasi terus kami lakukan pada sejumlah titik sesuai dengan kondisi di lapangan. Tujuannya untuk mempertahankan kondisi jalan dan jembatan agar tetap berfungsi dengan baik, sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujar Rhismono. Kamis (01/10/2026).

Di wilayah PPK 2.3 yang ditangani Renly Sembiring, S.T., M.M., sejumlah pekerjaan tengah dilaksanakan, di antaranya rehabilitasi minor jalan melalui pengecoran bahu jalan menggunakan beton mutu fc’ 15 MPa pada Ruas Bts. Kab. Bolmong/Bolmut–Biontong.

Penanganan juga dilakukan pada Jembatan Batu Merah I, melalui pekerjaan pengecoran railing jembatan serta pemasangan batu pada bagian oprit. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi dan fungsi jembatan agar tetap mendukung kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, pada wilayah PPK 2.6 di bawah penanganan Frans Harapan, S.T., pekerjaan preservasi meliputi perbaikan dan pengecatan parapet Jembatan Matayangan IV pada Ruas Doloduo–Molibagu.

Di Ruas Mamalia–Taludaa, turut dilakukan pekerjaan pasangan batu sebagai bagian dari pemeliharaan sistem drainase. Penanganan tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus membantu menjaga konstruksi jalan di sekitar lokasi.

Rhismono menegaskan, pekerjaan preservasi tidak hanya diarahkan untuk menangani kerusakan yang telah terjadi, tetapi juga menjadi langkah pemeliharaan secara berkala guna menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur jalan nasional.

“Harapan kami, seluruh pekerjaan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas ekonomi. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan preservasi secara berkelanjutan, BPJN Sulawesi Utara bersama Satker PJN Wilayah II terus berupaya mempertahankan kemantapan jalan dan jembatan nasional.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menjaga konektivitas antarwilayah di Sulawesi Utara, sehingga infrastruktur transportasi tetap mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal bagi masyarakat. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!