Example 728x250
HeadlineNasionalPemerintahanSulut

Presiden RI Resmikan Inpres Jalan Daerah TA 2025, Perkuat Konektivitas dan Dorong Pertumbuhan Provinsi Sulawesi Utara

×

Presiden RI Resmikan Inpres Jalan Daerah TA 2025, Perkuat Konektivitas dan Dorong Pertumbuhan Provinsi Sulawesi Utara

Sebarkan artikel ini

SulutOne.co.id,-SULUT,-Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Handiyana, bersama Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan disiarkan secara langsung melalui live streaming ke 37 provinsi di Indonesia. Kegiatan yang dipusatkan di Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, beserta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa (23/6/2026).

Program Inpres Jalan Daerah merupakan salah satu kebijakan strategis Pemerintah Pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, baik jalan provinsi maupun jalan kabupaten/kota. Melalui program ini, pemerintah berupaya memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Khusus di Provinsi Sulawesi Utara, Program Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 mencakup 9 ruas jalan dengan total panjang penanganan mencapai 30,70 kilometer. Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah di Provinsi Sulawesi Utara

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum, komitmen yang terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di Bumi Nyiur Melambai. atas

Menurutnya, Program Inpres Jalan Daerah TA 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan kelancaran jalur logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Dukungan pemerintah pusat melalui program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, menegaskan komitmen BPJN Sulawesi Utara untuk mengawal pelaksanaan seluruh paket pekerjaan Inpres Jalan Daerah agar terlaksana dengan mutu terbaik, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Kami berkomitmen memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan, sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

la juga menegaskan bahwa keberhasilan Program Inpres Jalan Daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas pelaksanaan konstruksi, tetapi juga oleh sinergi yang kuat antara BPJN Sulawesi Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta pemerintah kabupaten dan kota. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap tahapan program berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Peresmian Program Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 turut dihadiri oleh para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, kepala daerah dari 37 provinsi, serta jajaran instansi teknis terkait. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan infrastruktur nasional yang berkualitas sebagai fondasi peningkatan konektivitas, daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Program Inpres Jalan Daerah diharapkan menjadi katalis percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan konektivitas yang semakin baik, akses masyarakat terhadap layanan dasar, pusat pertumbuhan ekonomi, dan kawasan produktif akan semakin terbuka, sehingga mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara.

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!