SulutOne.co.id,– Doulos Tikala FC terus memacu persiapan menghadapi Turnamen Piala Joune Ganda Bupati Minahasa Utara (Minut) yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 September 2026. Menghadapi persaingan yang dipastikan berlangsung kompetitif, tim asal Tikala, Kota Manado, mulai memantapkan kesiapan pemain dari berbagai aspek, terutama fisik, stamina, dan kekompakan tim.
Salah satu agenda persiapan dilakukan melalui sesi latihan game yang digelar pada 5 September 2026 di Lapangan Tikala, tepat di depan Kantor Wali Kota Manado.
Sesi latihan tersebut menjadi bagian dari program tim untuk memastikan para pemain memiliki kondisi fisik yang memadai sebelum memasuki atmosfer pertandingan. Latihan game juga dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan pemain dalam menerapkan pola permainan, membangun komunikasi antarpemain, serta menjaga ritme permainan.
Bagi sebuah tim yang akan tampil dalam turnamen, kesiapan fisik menjadi salah satu faktor penting. Intensitas pertandingan membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga stamina dan daya tahan untuk mempertahankan performa sepanjang pertandingan.
Manajer Doulos Tikala FC, Ishak Nurdin, mengatakan latihan yang dilakukan tim saat ini diarahkan untuk membentuk kondisi fisik dan stamina pemain.
“Latihan ini kami lakukan untuk membentuk fisik dan stamina pemain sebelum mengikuti Turnamen Piala Joune Ganda Bupati Minut. Kami ingin pemain benar-benar siap ketika memasuki pertandingan,” ujar Ishak Nurdin.
Menurut Ishak, persiapan tidak boleh dilakukan secara instan. Karena itu, setiap sesi latihan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan tim secara keseluruhan.
Selain persoalan fisik, latihan game juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi kondisi pemain. Pergerakan pemain, komunikasi antarlini, transisi permainan hingga kemampuan menjalankan instruksi menjadi bagian yang diperhatikan selama sesi latihan.
Manajemen Doulos Tikala FC juga memberikan perhatian terhadap aspek mental pemain. Menghadapi turnamen, para pemain dituntut memiliki kepercayaan diri, disiplin dan semangat bertanding yang tinggi.
Ishak menegaskan, seluruh pemain diharapkan dapat menjaga kondisi masing-masing serta mengikuti program latihan dengan serius. Sebab, target untuk tampil maksimal di turnamen harus didukung dengan persiapan yang konsisten.
“Kami berharap semua pemain bisa menjaga kondisi, disiplin dalam latihan dan tetap fokus. Kami ingin datang ke turnamen dengan persiapan yang matang,” katanya.
Piala Joune Ganda Bupati Minut sendiri menjadi momentum bagi Doulos Tikala FC untuk menguji kemampuan tim dalam menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah. Turnamen tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman kompetitif sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Bagi Doulos Tikala FC, keikutsertaan dalam turnamen bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga bagaimana tim mampu menunjukkan permainan yang sportif, kompak dan pantang menyerah.
Dukungan dari manajemen, pemain, pelatih dan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi tim dalam menjalani persiapan. Semangat tersebut diharapkan mampu menjadi modal tambahan ketika Doulos Tikala FC memasuki pertandingan pada 12 September mendatang.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan, skuad Doulos Tikala FC kini fokus menjaga kondisi dan mematangkan permainan. Latihan demi latihan menjadi bagian dari perjalanan menuju kompetisi.
Dari Lapangan Tikala, Doulos Tikala FC mulai menyalakan ambisi. Piala Joune Ganda Bupati Minut akan menjadi panggung pembuktian sejauh mana kerja keras, kekompakan dan kesiapan tim mampu diterjemahkan menjadi performa terbaik di lapangan.
(***)












