Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
HeadlinePemprov SulutSulut

Jarak Tak Jadi Penghalang, Pemprov Sulut Salurkan 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua

×

Jarak Tak Jadi Penghalang, Pemprov Sulut Salurkan 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua

Sebarkan artikel ini

(foto:ist)

SulutOne.co.id, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Pulau Manado Tua.

Langkah ini dilakukan atas instruksi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, dapat terpenuhi.

Pemprov Sulut berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendistribusikan air bersih ke Manado Tua pada Senin (31/8/2026).

Dalam proses distribusi tersebut, KKP mengerahkan dua kapal, yakni KM Matthew 3 dan KP Hiu, untuk mendukung mobilisasi air bersih menuju Pulau Manado Tua. Sebanyak 18.200 liter air bersih berhasil didistribusikan kepada masyarakat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Yulius Selvanus agar pemerintah bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, termasuk bagi warga yang berada di wilayah kepulauan.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, SIP, MM, mengarahkan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan koordinasi dan mengambil langkah konkret bersama Pemerintah Kota Manado dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Bapak Gubernur memberikan instruksi agar kebutuhan masyarakat segera ditangani. Bapak Sekprov juga mengarahkan agar koordinasi lintas sektor dilakukan secara cepat dan konkret. Hari ini kita tindak lanjuti bersama Pemkot Manado, PDAM dan KKP melalui distribusi 18.200 liter air bersih ke Manado Tua,” ujar Jemmy.

Menurut Jemmy, kondisi geografis Manado Tua sebagai wilayah kepulauan membutuhkan dukungan transportasi laut dalam proses distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, dukungan dua kapal KKP menjadi bagian penting dalam memastikan pasokan air bersih dapat segera dimobilisasi menuju pulau tersebut.

“Dukungan KKP melalui KM Matthew 3 dan KP Hiu sangat penting dalam proses delivery air bersih. Ini adalah bentuk kolaborasi konkret antarpemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Jemmy menegaskan bahwa kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dasar dari pemerintah.

“Jarak geografis tidak boleh menjadi jarak pelayanan. Masyarakat di pulau harus merasakan kehadiran pemerintah. Karena itu, ketika ada kebutuhan yang harus segera ditangani, kita bergerak bersama dan mencari solusi,” tegasnya.

Distribusi 18.200 liter air bersih ini menjadi bagian dari langkah respons cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Ke depan, Pemprov Sulut bersama Pemkot Manado akan terus melakukan pemantauan terhadap kebutuhan warga sekaligus mendorong solusi yang lebih berkelanjutan guna menjamin ketersediaan air bersih di wilayah kepulauan.

Jemmy menambahkan, kolaborasi tersebut menunjukkan pola kerja pemerintahan yang mengedepankan koordinasi, respons cepat, dan penyelesaian persoalan masyarakat secara bersama-sama.

“Ini bukan tentang kewenangan sektoral, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir menyelesaikan persoalan masyarakat. Pemprov Sulut, Pemkot Manado dan KKP bergerak dalam satu semangat: memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar,” pungkasnya.

Pemprov Sulut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta kementerian dan lembaga terkait dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapatkan perhatian serta pelayanan yang setara.

(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!