SulutOne.co.id,– Semangat perdamaian dan persaudaraan kembali diwujudkan masyarakat Desa Ibolian dan Desa Tonom. Pasca-kesepakatan damai yang telah dicapai, warga dari kedua desa menggelar kerja bakti bersama di lingkungan Masjid Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Sabtu (26/9/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat proses rekonsiliasi sekaligus membangun kembali hubungan sosial antarwarga. Ribuan masyarakat dari Desa Ibolian dan Desa Tonom tampak membaur dalam suasana penuh kebersamaan dan gotong royong.
Dengan menggunakan berbagai peralatan kerja, warga bersama-sama membersihkan lingkungan masjid dan kawasan sekitarnya. Tidak terlihat sekat antara masyarakat kedua desa. Mereka saling berinteraksi, bekerja berdampingan dan menunjukkan bahwa semangat persaudaraan menjadi bagian penting dari upaya menjaga perdamaian.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Camat Dumoga Tengah dan Camat Dumoga Timur sebagai bagian dari langkah nyata menindaklanjuti kesepakatan damai yang telah dicapai sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow memberikan dukungan terhadap proses rekonsiliasi tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., hadir langsung di lokasi mewakili Bupati Bolaang Mongondow.
Dalam kesempatan itu, Abdullah Mokoginta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat kedua desa yang telah menunjukkan komitmen untuk memilih jalan perdamaian.
Menurutnya, kerja bakti bersama tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan membersihkan lingkungan rumah ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kembali hubungan antarmasyarakat.
“Kerja bakti ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk membersihkan hati, saling menyapa, mempererat silaturahmi dan membangun kembali kebersamaan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar menjaga kesepakatan damai yang telah dicapai serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang dapat kembali memicu ketegangan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow turut hadir, di antaranya para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut dan memastikan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Momentum kerja bakti bersama ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat rekonsiliasi antara masyarakat Desa Ibolian dan Desa Tonom. Perdamaian yang telah disepakati diharapkan tidak berhenti pada sebuah kesepakatan, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan.
Pemerintah bersama masyarakat juga diharapkan terus mempertahankan semangat mototompiaan, mototabian, bo mototanoban saling memperbaiki, saling menyayangi dan saling mengingatkan sebagai nilai kearifan lokal dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Desa Ibolian dan Desa Tonom diharapkan dapat membuka lembaran baru, meninggalkan berbagai persoalan yang telah berlalu dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di wilayah Dumoga Raya.(Fad)












