BPJN Sulut Tuntaskan Peningkatan Ruas Buhias–Sp. Minanga, Perkuat Konektivitas dan Dorong Ekonomi Sitaro

Sulutone.co.id-Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara (BPJN Sulut) terus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui penyelesaian Paket Peningkatan Jalan Buhias–Sp. Minanga.

Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan nasional di wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Peningkatan ruas Buhias–Sp. Minanga ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar Handiyana. Selasa (17/02/2026).

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak semata berorientasi pada penyelesaian fisik pekerjaan, tetapi juga pada kualitas konstruksi, aspek keselamatan pengguna jalan, serta keberlanjutan fungsi infrastruktur dalam jangka panjang.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh PPK 3.3 Provinsi Sulawesi Utara pada Satker PJN III (Sangihe–Talaud) tersebut mencakup penanganan sepanjang 8,79 kilometer yang terbagi dalam empat segmen. Lingkup pekerjaan meliputi overlay AC-WC di atas jalan eksisting dengan lebar ±3,5 meter pada Segmen 1A sepanjang 2,6 kilometer, Segmen 1B sepanjang 1,9 kilometer, dan Segmen 2 sepanjang 0,5 kilometer.

Sementara itu, pada Segmen 3 dilakukan dua jenis penanganan, yakni pelebaran jalan sepanjang 1 kilometer pada STA 1+300 hingga STA 2+300, serta overlay AC-WC sepanjang 2,79 kilometer pada STA 0+000 hingga STA 1+300 dan STA 2+300 hingga STA 3+790.

Secara fungsional, peningkatan ruas Buhias–Sp. Minanga memperkuat akses antara Desa Buhias dan Desa Minanga. Infrastruktur ini berperan penting dalam mendukung distribusi komoditas unggulan masyarakat seperti salak dan pala, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan menekan biaya angkut hasil pertanian.

Selain itu, peningkatan dan pelebaran jalan pada Segmen 3 turut mendukung akses menuju destinasi wisata Pantai Pelangi di Pulau Tagulandang.

Dengan konektivitas yang semakin baik, sektor pariwisata diharapkan berkembang lebih optimal dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Di akhir keterangannya, Handiyana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun.

“Kami berharap jalan yang telah ditingkatkan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan serta menjadi pendorong utama kemajuan daerah,” tutupnya. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *