H-5 Idul fitri, BPJN Sulut Pastikan Jalan Nasional Mantap dan DRU Siaga Penuh

 

Sulutone.co.id-Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara memastikan seluruh pekerjaan preservasi jalan serta kesiapsiagaan tanggap darurat bencana telah diselesaikan.

Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan tersebut, BPJN Sulut telah mengoperasikan Disaster Response Unit (DRU) yang didukung oleh satu workshop utama dan lima posko siaga tanggap darurat bencana. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi serta respons cepat dalam penanganan gangguan pada ruas jalan nasional.

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 19 titik rawan longsor akibat kondisi cuaca serta 6 titik potensi banjir di wilayah Sulawesi Utara. Untuk mengantisipasi potensi tersebut, BPJN Sulut menyiagakan alat berat dan kendaraan pengangkut material, dengan jumlah yang masih akan terus ditambah hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Dari sisi sumber daya manusia, BPJN Sulut telah menyiagakan sebanyak 57 personel yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, yakni Workshop Kinilow Tomohon sebanyak 5 personel, batas Kota Manado–Tomohon 12 personel, batas Kota Manado–Tumpaan 12 personel, MORR I (Interchange) 10 personel, Worotican 10 personel, serta Kema sebanyak 8 personel.

Selain itu, BPJN Sulut juga menyiapkan 12 unit dump truck dan pick up serta 6 unit alat berat yang didistribusikan di lokasi-lokasi tersebut. Penempatan ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan penanganan segera apabila terjadi longsor, banjir, maupun gangguan lain yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk meminimalisir gangguan terhadap pengguna jalan, khususnya di tengah musim hujan dan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan preservasi jalan, khususnya patching di wilayah kerja PJN Wilayah I, telah diselesaikan tepat waktu sebelum periode mudik dimulai.

“Jelang Idul fitri H-5, seluruh pekerjaan preservasi patching khususnya di Wilayah I telah tuntas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan nasional tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Ringgo di ruang kerjanya, Kamis (26/02/2026).

BPJN Sulut memastikan seluruh personel, peralatan, serta posko siaga akan beroperasi secara optimal selama periode Idul fitri guna menjaga kemantapan jalan nasional serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *