Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Satpas Polres Minsel, Perkuat Pelayanan SIM Modern dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

SulutOne.co.id – Komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali ditunjukkan melalui pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Polres Minahasa Selatan.

Pembangunan gedung tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Roycke Harry Langie di Desa Teep Trans, Kecamatan Amurang Barat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulawesi Utara dan Polres Minahasa Selatan, di antaranya Karo Log Polda Sulut Kombes Pol Achmad Surbana, Kabid TIK Polda Sulut Kombes Pol Yandrie Philips Makaminan, Wadirlantas Polda Sulut AKBP Dasveri Abdi, serta Kapolres Minahasa Selatan David Candra Babega. Hadir pula unsur pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega menyampaikan bahwa pembangunan Satpas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurutnya, kebutuhan pelayanan SIM di wilayah Minahasa Selatan terus mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu satu tahun, tercatat sekitar 6.000 masyarakat mengajukan penerbitan maupun perpanjangan SIM. Karena itu, kehadiran gedung Satpas yang representatif dan modern diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, transparan, dan profesional.

“Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu sehingga nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Minahasa Selatan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa pembangunan Satpas merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.

Menurutnya, selain kesiapan personel, sarana dan prasarana pelayanan juga harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Kapolda menjelaskan, keberadaan Satpas yang lebih memadai akan membantu mengurangi potensi kerawanan, termasuk kemacetan akibat terpusatnya pelayanan di satu lokasi.

Selain itu, fasilitas tersebut nantinya akan dilengkapi dengan dukungan teknologi modern, termasuk sarana simulasi berkendara guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas.

“Ini bukan hanya tempat mengurus SIM, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat agar memahami tata cara berkendara yang baik dan aman. Dengan demikian, kita dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolda.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Minahasa Selatan untuk mendukung proses pembangunan Satpas hingga selesai. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Minahasa Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ucapan selamat datang, menyanyikan lagu Indonesia Raya, ibadah bersama, peletakan batu pertama pembangunan gedung Satpas, sambutan, penyerahan bingkisan, foto bersama, hingga ramah tamah.

(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *