(Foto:ist)
Sulutone.co.id,-MANADO 1 september 2026— Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ikut bergerak cepat dalam penanganan krisis air bersih yang dialami masyarakat Pulau Manado Tua. Bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), PDAM terlibat langsung dalam penyaluran bantuan air bersih kepada warga, Senin (31/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan segera ditangani.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 18.200 liter air bersih dikirim menggunakan dua armada laut, yakni KM Matthew 3 dan KP Hiu. Pengiriman melalui jalur laut dilakukan mengingat kondisi geografis Manado Tua yang merupakan wilayah kepulauan dengan akses distribusi air bersih yang tidak mudah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Sulut Jemmy Ringkuangan turun langsung memantau pelaksanaan penyaluran bersama jajaran Pemkot Manado dan PDAM.
Keterlibatan PDAM menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi air bersih dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, SIP, MM, telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan koordinasi lintas sektor setelah menerima arahan Gubernur.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan air bersih di wilayah kepulauan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi teknis yang memiliki kapasitas dalam pengelolaan serta pelayanan air minum.
Jemmy Ringkuangan menegaskan, faktor geografis tidak boleh menjadi hambatan bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Letak geografis kepulauan tidak boleh menjadi alasan lambatnya pelayanan publik. Pemerintah harus hadir dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi,” ujarnya.
Selain penanganan darurat melalui distribusi air bersih, pemerintah bersama PDAM juga akan terus memantau kondisi pasokan air di Manado Tua. Evaluasi dan koordinasi lanjutan diperlukan untuk mencari solusi yang lebih permanen dan berkelanjutan.
Dengan demikian, penanganan krisis air bersih di Manado Tua tidak hanya berorientasi pada bantuan sementara, tetapi juga diarahkan pada upaya memastikan jaminan ketersediaan air bersih bagi masyarakat kepulauan dalam jangka panjang.
PDAM diharapkan terus mengambil peran strategis bersama pemerintah dalam memperkuat pelayanan air bersih, sehingga masyarakat di Manado Tua maupun wilayah kepulauan lainnya tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.
Andri












