Example 728x250
HeadlineManadoPemerintahanSulut

Tahlis Gallang Bantah Rekaman Suara Viral, Tegaskan Audio Beredar Merupakan Hoaks

×

Tahlis Gallang Bantah Rekaman Suara Viral, Tegaskan Audio Beredar Merupakan Hoaks

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

SulutOne.co.id, – Rekaman suara yang diduga menyerupai suara Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tahlis Gallang, S.I.P., M.M., viral di media sosial pada Senin (03/08/2026) dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara yang menyampaikan pernyataan, “Kita janji pa ngoni Gubernur pasti dengar pa kita mar jang lupa berbagi hasil kamari.” Potongan audio tersebut kemudian menjadi perbincangan luas di sejumlah platform media sosial.

Menanggapi beredarnya rekaman tersebut, Tahlis Gallang dengan tegas membantah bahwa suara dalam audio itu adalah miliknya. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan bahwa rekaman yang beredar merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Rekaman suara itu hoaks dan bukan suara saya,” tegas Tahlis.

Ia menduga terdapat pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat atau menyebarkan rekaman tersebut untuk membangun opini negatif serta merusak nama baik dirinya maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut Tahlis, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di ruang digital. Ia mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi terhadap sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada pihak lain.

“Penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas informasi publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tahlis menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menempuh langkah hukum apabila penyebaran rekaman yang diduga palsu tersebut terbukti merugikan dirinya maupun institusi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Saya mengajak masyarakat untuk selalu melakukan cek dan ricek terhadap setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain,” katanya.

Meski dihadapkan pada polemik tersebut, Tahlis menegaskan dirinya tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara. Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan terganggu oleh isu yang sedang berkembang.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjut Tahlis, tetap berkomitmen menjaga transparansi dan keterbukaan informasi publik serta mendukung penanganan kasus penyebaran informasi palsu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!