Bangun Manado Lebih Maju, Wali Kota Tekankan Perencanaan dan Kolaborasi Perangkat Daerah

Sulutone.co.id- Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Selasa (25/2/2026).
Forum ini menjadi bagian penting dalam rangka penyusunan arah pembangunan Kota Manado untuk tahun mendatang.
RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan resmi pemerintah daerah yang menjabarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam jangka waktu satu tahun.
Dokumen ini memuat prioritas pembangunan, kerangka ekonomi daerah, serta program dan kegiatan perangkat daerah, sekaligus menjadi pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi, S.E., Asisten I Setda Kota Manado Atto Bulo, S.H., M.M., Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperida) Kota Manado Marcos Kairupan selaku pelaksana kegiatan, para kepala SKPD, camat, serta pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan laporan Kepala Baperida Kota Manado, Marcos Kairupan. Dalam laporannya, ia memaparkan tahapan penyusunan RKPD yang telah melalui berbagai mekanisme, mulai dari musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) hingga pembahasan dalam Forum Perangkat Daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan forum tersebut. Ia menegaskan bahwa perencanaan merupakan aspek krusial dalam memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran dan selaras dengan visi dan misi pembangunan, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun Kota Manado.
“Perencanaan merupakan hal yang sangat penting agar program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan visi dan misi Presiden, Gubernur, dan visi misi pembangunan Kota Manado,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menyatukan persepsi antar perangkat daerah serta mengesampingkan ego sektoral. Menurutnya, setiap program harus memiliki output, parameter, dan indikator yang jelas agar capaian pembangunan dapat diukur secara objektif.
Ia menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor utama yang perlu terus didorong. Namun demikian, dukungan terhadap sektor ini tidak hanya melalui alokasi anggaran langsung, melainkan juga melalui peningkatan kebersihan, infrastruktur, keamanan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Manado berkomitmen menyiapkan anggaran dan regulasi yang mendukung terciptanya budaya bersih di tengah masyarakat, sekaligus mendukung program nasional dalam penanggulangan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.
Dalam arahannya, Wali Kota juga menekankan pentingnya penataan kota agar Manado menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan menarik untuk dikunjungi. Hal tersebut harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, sistem transportasi umum yang baik, serta fasilitas publik yang berkualitas.
Tak hanya itu, sektor keagamaan juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kota Manado.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Manado, Anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi, Asisten I Atto Bulo, Kepala Baperida Marcos Kairupan, para kepala SKPD, serta para camat, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan RKPD Kota Manado. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *